Pemda Halut Longgarkan Aktivitas Warga Mulai 1 Juni

0
69

TOBELO, HR –– Satuan Gugus Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Halmahera Utara telah menetapkan bahwa aktivitas masyarakat di Halut akan berjalan seperti biasanya sambil mengikuti standar prosedur kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Keputusan penetapan pelonggaran aktivitas warga setelah dilakukan pertemuan yang dilaksanakan di ruang meeting bupati, Kamis (28/05/2020) dan menghasilkan beberapa kesimpulan diantaranya terhitung pada 1 Juni mendatang, sedikit diberikan kelonggaran bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas serta membuka jalur transportasi yang sejak 1 Mei lalu dilakukan penutupan. 

Selain itu, untuk aktivitas baik perkantoran, tempat umum, sekolah dan peribadatan akan diatur dengan mengikuti standar prosedur kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 dengan selalu menggunakan masker, selalui cuci tangan dan menjaga jarak. 

Bupati Halmahera Utara, Frans Manery mengatakan aktivitas dibuka seperti biasa namun ada batasan waktu yang akan dilakukan mulai 1 Juni mendatang.

“Selain itu, sekolah dan rumah ibadah baik mesjid dan gereja dibuka dan mengikuti protap kesehatan,”kata bupati Frans Manery kepada wartawan, Kamis (28/05/2020).

Ditambakannya, untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) masuk kantor seperti biasa hanya saja dilakukan pembagian waktu sehingga pegawai tidak berbanyak-banyak dan menjaga jarak. “Sementara jabatan struktural masuk setiap hari, ” ucapnya.

Sedangkan untuk transportasi keluar dan masuk, kata bupati, diberikan kelonggaran dengan pengaturan dilakukan secara langsung oleh Organda Halut. Begitu pun jalur penerbangan, sementara jalur laut akan dilihat kembali.

“Jadi dilakukan aktivitas seperti biasa tapi bukan bebas keluar masuk namun diatur pembatasan kendaraan dan ikuti protokoler, serta dilakukan pemeriksaan kesehatan,”ujarnya.

Lebih lanjut bupati mengatakan untuk warga luar daerah yang masuk ke Halut harus dilakukan rapid test, namun jika telah mengantongi hasil rapid test dengan waktu dibawah satu minggu maka tidak dilakukan rapid test lagi.

“Untuk warga Halut rapid test dilakukan gratis sedangkan masyarakat luar Halut diwajibkan ikuti syarat administrasi,” tandasnya.

Pertemuan yang dilaksanakan di ruang meeting bupati ini, dihadiri Ketua Satgas Covid-19 yang juga Bupati Halut, Frans Manery, Wakil Bupati, Muchlis Tapi Tapi, Ketua DPRD Halut, Yulius Dagilaha, Kapolres Halut, AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso, Dandim 1508/Tobelo, Letkol (Inf) Raymond Sitanggang, Sekda Halut, Fredy Tjandua serta unsur pimpinan instansi yang tergabung dalam struktur gugus tugas. (mn)

Tinggalkan Balasan