Tiga Kali Mangkir, Tersangka Kasus Penyiraman Air Cabe Terancam Dijemput Paksa

0
52

LABUHA, HR – Penyidik Polres Halmahera Selatan akan menjemput paksa Rahima Salasa (45) karena mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka kasus penyiraman air cabe terhadap staf KPU Halsel Rusdi Away. Penyidik sudah tiga kali melayangkan panggilan tapi tidak digubris.

“Sudah tiga dilayangkan surat panggilan untuk dilakukan pemeriksaan dengan statusnya sebagai tersangka. Namun dia (Rahima) tidak pernah hadir. Apabila belum datang kami terpaksa lakukan penangkapan,”tegas Kapolres Halsel AKBP M Faishal Aris dikonfirmasi, Senin (10/02/2020).

Diketahui, kasus ini berawal Rahima Salasa (45) warga desa Mandaong Kecamatan Bacan Selatan, nekat melakukan penganiayaan dengan menyiram air cabe ke salah staf KPU Halsel bernama Rusdy Away, awalnya target pelaku yakni Nurfina Rauf yang diketahui istri kedua dari Iksan Abdullah PNS Pemkab Halsel yang ditugaskan di Kantor camat botang lomang kecamatan bacan yang merupakan menantu dari anaknya bernama Hajija Yasim. Naas kena mata Rusdy Away. Kejadian tersebut terjadi saat tes tertulis Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dilaksanakan di MTs Alkhairat Labuha Minggu (02/02) kemarin. Pelaku datang dengan anaknya ke lokasi tes tiba – tiba menyiram air cabe yang dikemas dalam botol dan kena mata Rusdy. Seketika para peserta, staf hingga komisioner yang hadir melerai dan melarikan Rusdy ke RSUD Labuha guna mendapatkan pertolongan medis. (cha)

Tinggalkan Balasan