Bidang Bina Marga PUPR Malut Teken Kontrak DAK Dua Paket Pekerjaan Fisik Jalan

0
38
Bidang Bina Marga PUPR Malut Teken Kontrak DAK Fisik Bidang Jalan

SOFIFI,HR—–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara melalui bidang Bina Marga, Kamis (05/03/2020) tadi melaksanakan penandatanganan surat perjanjian kontrak konstruksi untuk 2 (dua) paket pekerjaan fisik.

Penandatanganan kontrak pekerjaan proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang jalan tahun 2020 itu berlangasung di Ruang Rapat Utama kantor dinas PUPR di Sofifi.

“Dua paket pekerjaan yang telah ditandatangani kontrak tersebut masing-masing adalah paket pekerjaan Pembangunan Jembatan Ruas Saketa – Dehepodo (DAK Penugsan),” kata Kasie Pembangunan Bidang Bina Marga, yang juga PPK Bidang Bina Marga II Bapak Faris Hi. Abdulbar, Kamis (5/3/2020).

Pembangunan jembatan yang terletak di ruas Saketa Dehepodo Halmahera Selatan itu dimenangkan oleh Kontraktor pelaksana PT. Saritehnik Canggih Perkasa dengan nilai kontrak Rp. 22.994.000.000,00.

Sedangkan paket kedua yang ditandatangani adalah pekerjaan Rekonstruksi/Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Ruas Goal – Ibu (DAK Penugasan) yang berlokasi di Halmahera Barat dimenangkan Kontraktor Pelaksana CV. Gufasa Karya Utama dengan nilai kontrak Rp. 8.578.984.000,00.
Isi penting dalam perjanjian kontrak tersebut, selain nilai pagu proyek, adalah jangka waktu pelaksanaan kontrak dari kedua paket pekerjaan tersebut 210 hari kalender. Selain batas waktu tersebut direncanakan juga untuk Provesion Hand Over (PHO) pada minggu ke-1 bulan Oktober tahun ini.

Sementara dari pihak penyedia jasa masing-masing Sigit Litan Direktur Utama PT. Saritehnik Canggih Perkasa, dan Delfis Pitta, Direktur CV. Gufasa Karya Utama.

“Tahun 2020 ini pelaksanaan DAK Fisik bidang jalan lebih cepat 3 bulan dibandingkan tahun 2019,” ujarnya.

“Dan ini sesuai petunjuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Utara Ir. Santrani Abusama, ST.,M.Si., Asean Eng, yaitu tidak lain dalam rangka percepatan penyerapan anggaran DAK fisik bidang jalan itu sendiri dan lebih cepat dapat dinikmati hasil pembangunannya oleh masyarakat disekitar lokasi kegiatan,” katanya lagi.

Dia menambahkan, ruas-ruas yang ditangani dengan DAK bidang jalan adalah ruas ruas jalan prioritas pemerintah pusat di daerah.(red)

Tinggalkan Balasan